Konferensi Misi World Partners ke-6 - Kobaran Api Misi Global di Ho Chi Minh City - "Beyond Borders: Mission In The Era oF Globalization" Acts 17:26-27.
- worldpartnersoffic
- 28 Jul
- 3 menit membaca
HO CHI MINH CITY, VIETNAM — Dalam suasana penuh ucapan syukur dan kobaran semangat api misi sedunia, Konferensi Misi World Partners (WP) ke-6 telah diselenggarakan di Victory Hotel Saigon, Ho Chi Minh City, Vietnam. Berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 29 Juni hingga 2 Juli 2026, konferensi internasional ini bekerja sama dengan GET 30.33 dengan mengusung tema strategis: "Beyond Borders – Mission in the Era of Globalization" (Melampaui Batas – Misi di Era Globalisasi) yang dilandasi firman Tuhan dalam Kisah Para Rasul 17:26-27.
Acara berskala internasional ini dihadiri oleh para peserta mitra misi, pimpinan gereja, hamba Tuhan, serta para misionaris dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Kamboja, Vietnam, Filipina, hingga Indonesia, serta para misionaris utusan World Partners yang melayani dengan setia di berbagai ladang misi dunia.
Rangkaian acara diawali pada Senin petang, 29 Juni 2026, dengan Opening Ceremony. Pembukaan secara resmi ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Rev. Dr. Gede Widiada (Koordinator Nasional GET 30.33), Rev. Dr. John Robb (Mantan Ketua International Prayer Council), dan Rev. Dr. Pamuji (Pendiri & Ketua Yayasan World Partners). Acara dilanjutkan dengan firman pembuka oleh Rev. Dr. Pamuji yang menekankan pentingnya bergerak melampaui batas geografis dan budaya demi Injil.
Pada malam harinya, Mission Revival Night 1 dipimpin oleh pembicara utama Rev. Dr. John Robb yang membawakan materi "The Call for All Believers to be on Mission" berdasarkan Kejadian 28:14-15. Malam kebangunan rohani ini juga diperkaya dengan presentasi misi dan kesaksian dari ladang pelayanan Vietnam, serta ditutup dengan Konser Doa khusus bagi bangsa-bangsa.
Pendalaman Alkitab, Seminar Strategis, dan Diskusi Panel Lintas Negara
Selama konferensi, setiap hari diawali dengan sesi Pendalaman Alkitab Misi (Mission Bible Study):
Hari Kedua (30 Juni 2026): Rev. Dr. Ezra Kim menyampaikan materi "God's Global Story: The Biblical Foundation for Mission" (Kej 3:15, Kej 12:1-3, Mat 28:19-20), disambung dengan presentasi misi Kamboja oleh misionaris setempat.
Hari Ketiga (1 Juli 2026): Rev. Gunaryo Sudarmanto (Pendiri STAK Sabda Holistic) membawakan materi "Mission Culture: Contextualization without Compromise", dilengkapi presentasi misi Laos dan Thailand.
Sesi seminar dan pleno memperlengkapi peserta dengan wawasan komprehensif mengenai strategi misi di era modern:
Discipleship Nations: Rev. Dr. Kim Jong Kun memaparkan pemutridan bangsa-bangsa dan transformasi masyarakat melalui Injil, disertai laporan misi Maladewa & Yordania.
Prayer in Frontier Mission: Rev. Dr. John Robb menekankan doa sebagai senjata strategis di garis depan pelayanan misi, dengan kesaksian pelayanan dari Jepang dan Mesir.
Plenary Pendidikan, Teknologi & Marketplace: Rev. Dr. Bambang Sriyanto (Koordinator Nasional Simply Mobilizing Indonesia) dan Rev. Dr. Gede Widiada membedah terobosan misi di bidang pendidikan, teknologi, dan dunia kerja (marketplace).
Plenary Diaspora & Kepemimpinan: Rev. Ayub Mbuilima (Ketua Sinode GIII Japan), Rev. Timotius Chandra (Ketua Sinode GKKD), Rev. Bob Jokiman (Gereja Injili Agape - USA), dan Rev. Andy Markus (GBI / PGPI) membagikan materi mengenai pelayanan diaspora, pembekalan jemaat, kepemimpinan Kristen, dan penataan ulang strategi misi global.
Diskusi Panel "Mission Beyond the Nations": Menghadirkan panelis dari berbagai belahan dunia — Rev. Yusaku Ota (Jepang), Rev. Dr. John Robb (USA), Rev. Dr. Ezra Kim (Korea), dan Rev. Dr. Bambang Sriyanto (Indonesia) — yang mengupas tuntas sinergi misi antarbangsa. Sesi sore ditutup secara sakral melalui Perjamuan Kudus yang dilayani oleh Rev. Petrus Faoth.
Malam Kebudayaan dan Deklarasi Misi World Partners
Puncak kebersamaan terjadi pada Rabu malam, 1 Juli 2026, dalam Mission Cultural Night bertema "Partnership and Collaboration: The Whole Church for the Whole World" yang dibawakan oleh Rev. Dr. Pamuji dan Rev. Daniel Pandji (Pendiri GET 30.33). Kemeriahan tarian budaya Vietnam berpadu indah dengan prosesi Konser Doa Jendela 10/40 bersama lembaga-lembaga misi.
Momen paling bersejarah ditandai dengan dibacakannya Deklarasi Misi Vietnam (Vietnam Mission Declaration). Deklarasi ini menyatukan komitmen bersama seluruh gereja, lembaga, dan misionaris untuk saling bergandengan tangan, membuang tembok pemisah, dan berkolaborasi secara nyata demi penuntasan Amanat Agung. Seluruh rangkaian konferensi ditutup secara resmi pada 2 Juli 2026 dengan kegiatan City Tour Ho Chi Minh City.
“A Great Commission requires great mobilization — Great mobilization requires great mobilizer.”
(Amanat Agung membutuhkan mobilisasi yang besar — Mobilisasi yang besar membutuhkan para mobilisator yang hebat)
Mari kita terus berdoa dan berharap kiranya Roh Kudus menggerakkan lebih banyak lagi orang percaya, gereja-gerjea di mana pun berada untuk bangkit, bergandengan tangan, dan mengambil bagian aktif dalam penuntasan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus hingga ke ujung bumi.


















































































Komentar